23 Jul 2015

Resolusi Keuangan Saat Lebaran

Lebaran tahun ini merupakan lebaran yang agak spesial bagi saya dalam hal keuangan. Alhamdulillah selain THR, tahun ini pencairan gaji ke 13 serta kenaikan gaji  juga bertepatan dengan hari-hari menjelang lebaran. Tentunya ini waktu yang sangat pas karena  moment lebaran selalu membutuhkan pengeluaran yang tidak sedikit. 

Namun ketika rezeki datang berlebih ternyata saya sering khilaf kalau membelanjakan uang. Tiba-tiba saja sering muncul keinginan mau makan ini, mau makan itu, beli ini beli itu yang padahal awalnya bisa ditahan. Kalau sudah begitu biasanya saya baru sadar ketika merogoh saku uang sudah mulai menipis, sedangkan belum ada satupun barang yang benar-benar penting yang telah dibeli. 

Apalagi saat lebaran ini godaan itu tentunya lebih besar dari yang biasanya. Baju baru, mukena baru, baju bayi yang lucu-lucu dan barang lainnya, bisa-bisa bikin kantong robek jika kita tidak bijak membelinya. Ditambah lagi dengan adanya banjir diskon dimana-mana. Alhasil pasca lebaran malah miskin dadakan karena pengeluaran yang tidak terkontrol.


Dengan status saya yang saat ini  sudah berkeluarga hal tersebut tentunya tidak boleh terjadi lagi. Semaksimal mungkin saya harus berusaha agar bisa mengatur keuangan rumah tangga dengan meminimalkan pengeluaran. Oleh karena itu menurut saya penting sekali rasanya untuk memiliki sebuah resolusi keuangan saat lebaran. Hal ini berguna sekali untuk menjaga keuangan tetap stabil terutama pasca lebaran nanti. Tentunya ditambah dengan keinginan yang kuat serta disiplin diri agar resolusi tersebut bisa tercapai. Resolusi lebaran yang ingin saya wujudkan diantaranya :

1. Membuat daftar perencanaan pengeluaran.
Dengan adanya perencanaan kita bisa mengetahui untuk apa-apa saja anggaran yang telah kita tetapkan. Daftar ini bisa mulai dari belanja pakaian, makanan saat lebaran termasuk kue-kue, sampai angpau dan zakat yang harus dibayarkan. Dari sana kita bisa lagi memilah lagi mana kebutuhan yang harus dipenuhi dan apa yang bisa ditunda pemenuhannya. Meskipun lebaran indentik dengan serba baru tidak semua hal harus baru bukan??

2. Menyisihkan dana untuk kebutuhan tidak terduga.
Setelah kita memiliki daftar pengeluaran jangan lupa kita siapkan juga dana untuk kebutuhan yang tidak terduga. Kebutuhan yang tidak terduga merupakan kebutuhan yang mendesak dan harus dipenuhi saat itu juga tidak bisa tidak. Besarannya bisa kita kisarkan saja, karena jika tidak digunakan dana ini bisa masuk dalam tabungan.

3. Menabung  
Bagi anak-anak yang dapat angpaw dari sanak keluarga uang tersebut tentunya bisa kita kelola sebagian untuk tabungan mereka. Bagi saya pribadi apabila uang itu disimpan sendiri sering tidak sengaja saya gunakan. Oleh karena itu beberapa waktu lalu saya berniat untuk membuatkan tabungan untuk anak saya. Hanya saja saya agak repot mencari info tentang bank yang tepat dan sesuai dengan kriteria yang saya inginkan. Sampai akhirnya saya bertemu dengan cermati.com yang memberikan informasi yang sangat lengkap sehingga memudahkan saya dalam menentukan bank yang cocok untuk anak saya. 

Sesuai dengan visinya menjadikan informasi finansial lebih mudah diakses dan lebih berguna bagi setiap orang dengan menggunakan platform teknologi, cermati.com juga dilengkapi dengan filter yang mempermudah kita dalam mencari produk yang sesuai dengan keinginan. Seperti saya misalnya yang ingin mencari produk tabungan untuk anak saya, saya cukup mengklik icon Tabungan Anak dan kemudian akan muncul nama-nama bank yang menawarkan tabungan untuk anak-anak. Keterangannya juga dilengkapi dengan kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh bank tersebut serta simulasi kecil untuk mengetahui berapa total tabungan kita setahun jika kita masukan saldo rata-rata, tentunya setelah dikalkulasikan dengan bunga yang dimiliki oleh masing-masing bank. Sangat menarik bukan??


Disamping itu cermati juga mengajak kita untuk lebih cermat mengambil keputusan finansial lewat artikel  seputar tips-tips keuangan yang bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Nah buat kamu yang mau belajar mengelola keuangan lebih baik nggak ada salahnya belajar sama cermati, hitung-hitung mau mengembalikan kondisi keuangan yang udah terlanjur merana setelah lebaran, cermati juga ada tipsnya lho. 

Dengan adanya cermati saya sangat terbantu dalam mewujudkan resolusi keuangan lebaran. Disamping itu saya juga dapat ilmu untuk membuat keputusan finansial yang paling tepat dan cermat. Semoga kita tetap bisa cermat dalam mengelola keuangan bukan hanya disaat lebaran saja tetapi juga untuk hari-hari lainnya.


 


2 komentar:

  1. awmoga bisa menjalankan resolusinya ya mba

    BalasHapus
  2. Semoga resolusinya tetap berjalan sepanjang masa ya, mba. Godaan emak2 biasanya memang belanja kebutuhan di luar list belanjaan. Hehe

    BalasHapus