14 Jul 2015

Berpuasa disaat Menyusui


Puasa tahun ini sangat berbeda bagi saya karena disamping harus berpuasa saya juga menyusui baby "G" yang masih berusia 9 bulan. Sebenarnya ada dispensasi bagi ibu menyusui untuk tidak berpuasa namun karena awal puasa kemaren tidak ada masalah bagi saya dan juga si baby maka saya tekadkan saja untuk berpuasa seterusnya.

Bagi sebagian ibu yang menyusui, berpuasa bisa saja mempengaruhi kuantitas asi. Bayi jadi rewel atau pencernaannya terganggu. Seperti teman saya waktu itu bercerita bahwasanya anaknya yg masih berumur 14 bulan jadi rewel, katanya sih karena pengaruh dia berpuasa yang akhirnya  dia memutuskan untuk tidak berpuasa saja.

Alhamdulillah itu tidak terjadi pada saya maupun "G". Seperti yang pernah dibilang sama konsultan asi bahwasanya kunci sukses menyusui adalah yakin bahwa asi kita cukup. Hal itu juga yang saya coba tetapkan hati. Walaupun tidak mudah beruntungnya "G" bisa diajak kerjasama, dengan tetap mau disusui walau asi nya kadang seret sehingga memancing hormon oksitosin untuk melancarkan asi.

Menurut saya memutuskan istiqomah untuk say no to sufor memang perlu perjuangan dan tekad yang bulat. Berbagai macam alasan yang menyebabkan ibu-ibu untuk berhenti memberi asi hanyalah rasa kurang yakin dan kurang percaya saja akan kemampuannya memberi asi.
Bagi ibu yang menyusui sekedar tips sederhana saja dari saya agar bisa tetap menyusui walau dalam keadaan berpuasa :
1.  Pastikan asupan cairan tubuh terpenuhi. Kalau bisa lebih dari yang biasa. Tapi jangan diborong sekaligus yak...
2. Makan sahur dipenghujung waktu.
3. Ngemil yang sehat sehabis tarawih. Biasanya sih saya makan kolak dan sejenisnya .
4. Dan yang paling penting dari semua itu adalah percaya bahwa asi kita pasti cukup untuk si bayi.

Namun apabila kondisi tubuh ibu menyusui kurang fit sebaiknya jangan berpuasa karena saat sakit biasanya tubuh perlu energi lebih dari yang biasanya. Nanti jadinya malah tekor energi ...
Sekian saja ya semoga bermanfaat...

0 komentar:

Posting Komentar